You are here
Home > Berita Unik > Jepang Tuan Rumah Perlombaan Penyandang Disabilitas

Jepang Tuan Rumah Perlombaan Penyandang Disabilitas

Karena ngajakin tetangga2 baik hati yang ga pernah naik MRT, jadilah hari Minggu kemarin kami berpetualang sejenak. Deg-degan juga sih, makanya milih hari dan jam sepi, pakai masker dobel, plus dikit-dikit pakai hand sanitizer.

Sekarang prosedurnya naik MRT begini (di-save ya!):
– Tentu harus pakai masker.
– Tidak perlu surat tugas kantor.
– Wajib sudah divaksinasi corona dan punya aplikasi pedulilindungi yang ditunjukan ke petugas sebelum masuk stasiun.
– Scan QR code pedulilindungi sebelum tap kartu, eh tapi ini kemarin error aja!
– Di dalam gerbong MRT, duduk dan berdiri harus berjarak dan ada tandanya.
– Tidak boleh berbicara. Ini diumumkan melalui pengeras suara dan ada petugas yang bolak-balik gerbong mengingatkan penumpang. Tetangga2 saking excited-nya ngobrol eh kena tegur!

Btw, ada anak Jakarta yang belum pernah naik MRT?

Ngomong – ngomong soal MRT kita, ada yang tahu enggak kalau MRT di Indonesia mengikuti teknologi yang ada di Jepang? Ada banyak hal menarik di Jepang salah satunya adalah olympics untuk orang – orang disabilitas yang diadakan tahun 2020 lalu.

Wanita super favorit saya di #tokyo2020🇯🇵 @paralympics! Edisi perempuan super kali ini dari ajang olahraga disabilitas Paralimpiade Tokyo. Dengan segala keterbatasan, mereka hebat banget!

@oktila_lr #INA peraih 2 emas 1 perak bulu tangkis. Karena kecelakaan motor, kakinya sebelah. Di Tokyo, dia bertanding di 3 nomor, jadi 3x sehari dan dapat medali semua!

@jessicatatianalong #USA peraih 29 medali (16-nya emas) di 5 cabor renang Paralimpiade. Karena penyakit, sejak bayi kedua diamputasi. Dia juga penulis buku lho!

@atletabethgomesoficial #BRA peraih emas lempar cakram pada usia 56 tahun! Kena multiple sclerosis pada usia 28 tahun, dia jadi atlet kursi roda basket dulu baru pindah ke cabor atletik.

@damesarahstorey #GBR usianya 43 tahun dan terlahir dengan tangan kiri tidak bekerja. Dia peraih 28 medali (17-nya emas) di 8 Paralimpiade cabor renang dan sepeda!

Saya menulis di blog naked-traveler.com (klik link di bio) tentang penyandang disabilitas dan kiprahnya di Paralimpiade. Dibaca ya supaya Indonesia bisa belajar! Bener kata Long bahwa “satu-satunya kecacatan dalam hidup adalah sikap negatif”.

Siapa atlet penyandang disabilitas favoritmu?

Top