You are here
Home > Posts tagged "Paul Pogba"

Lanjutkan Karir di United, Pogba Tolak Tawaran Madrid !

Lanjutkan Karir di United, Pogba Tolak Tawaran Madrid !

Pemain bintang Manchester United, Paul Pogba kabarnya telah menolak tawaran yang dilayangkan oleh pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Pogba mengaku ingin meneruskan karirnya bersama Setan Merah yang saat ini tengah dipimpin oleh Ole Gunnar Solksjaer. Pogba mengaku optimis dengan masa depan United. Zidane sendiri baru saja ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid. Dirinya dipercaya untuk mengangkat Madrid dari keterpurukan pada era kepelatihan Santiago Solari. Kabarnya, Zidane ingin membuat perubahan besar dalam komposisi pemain yang ada di Madrid. Menurut lansiran RAI Sport, Zidane telah menyiapkan daftar nama pemain yang ingin dia datangkan pada musim depan. Keseriusan Zidane untuk mendatangkan Pogba tampaknya bukan omong kosong belaka, pasalnya pihaknya sudah menghubungi Mino Raiola selaku agen Pogba untuk berdiskusi. Sayangnya Paul Pogba secara tegas menolak tawaran yang diajukan oleh Zidane. Jika tawaran itu datang pada awal musim kemarin, mungkin jawaban Pogba akan berbeda. Pasalnya ketika ilatih oleh Jose Mourinho, Pogba memang terlihat tidak bahagia dan sering dicadangkan. Melihat hal ini, Florentino Perez tidak ingin memperpanjang kasus tersebut dan akan fokus kepada pemain lainnya. Jika kita lihat, penolakan yang dilakukan Pogba tidaklah berpengaruh terhadap Madrid, pasalnya masih banyak pemain lainnya yang bisa didatangkan, sebut saja Christian Eriksen, Eden Hazard, dan juga Kylian Mbappe. Untuk Mbappe, Madrid akan menjadikannya sebagai rencana jangka panjang dimana mereka tidak perlu terlalu terburu-buru untuk mendatangkan sang pemain. Salah satu nama yang santer terdengar ingin didatangkan Zidane adalah Luka Jovic.

Akhirnya Paul Pogba Kembali Tersenyum

Akhirnya Paul Pogba Kembali Tersenyum

Tidak dapat dipungkiri, Paul Pogba memang menjadi sosok yang sangat krusial dalam dua pertandingan terakhir yang dilakoni oleh Manchester United. Pada dua pertandingan itu, Pogba berhasil menunjukkan permainan yang impresif. Seperti yang kita tahu, performa Pogba selama awal musim ini memang menjadi sorotan. Ia selalu mendapatkan kritik oleh para fans karena tidak mampu mencetak gol dan selalu tampil tidak konsisten. Ia juga dikabarkan memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Jose Mourinho. Bahkan Mourinho harus dikeluarkan dari klub karena permasalahan ini. Namun Pogba tampaknya kembali bangkit. Pada laga kontra Huddersfield Town pada hari Rabu kemarin, ia berhasil menyumbangkan dua gol bagi United. Pada saat melawan Cardiff City, ia juga mampu memberikan assist sebanyak dua kali. Manajer United, Ole Gunnar Solskjaer turut buka suara terkait perkembangan Pogba di lapangan. Menurutnya Pogba sudah kembali seperti pemain yang ia kenal dulu, pemain bagus yang selalu tersenyum. "Inilah Pogba yang dulu saya kenal. Saya sudah mengenal Pogba sejak dulu ketika ia berada di tim cadangan dan saat ia masih bermain di tim junior," ungkap Solksjaer seperti dikutip Sky Sports. "Ia adalah pemain yang selalu tersenyum dan bahagia. Ketika anda mencetak gol, terlebih lagi dua gol, tentu dia merasa bahagia." "Ketika anda bermain untuk klub sekelas Manchester United, anda harus bahagia !," tegas Solksjaer.

Klopp Tak Ingin Berkomentar Tentang Situasi Pogba Di United

Klopp Tak Ingin Berkomentar Tentang Situasi Pogba Di United

Jurgen Klopp tidak ingin memberikan komentar terkait kondisi yang tengah dihadapi oleh Paul Pogba di Manchester United. Diluar performa buruk yang ditunjukkan Pogba pada musim ini, Klopp justru mengatakan bahwa Pogba adalah pemain kelas dunia dan dirinya akan bersiap untuk menghadapi ancaman dari sang pemain. Pada hari Minggu 16/12 esok, Liverpool akan berhadapan dengan Manchester United pada pertandingan lanjutan kompetisi Premier League. Pertandingan yang akan berlangsung tersebut akan menjadi pertandingan yang sangat krusial bagi kedua tim. Liverpool akan berusaha untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen, sedangkan Manchester United tengah berusaha untuk menembuh posisi empat besar. Hingga saat ini Pogba dinilai hanya menjadi racun bagi United. Ia kerap kali disebut sebagai pemecah permainan United. Aura buruk yang dihadirkan Pogba di United memberikan dampak negatif bagi pemain lainnya. Ketika ditanya terkait presentasi kemenangan tim mereka kala berhadapan dengan United, baik dengan kehadiran Pogba maupun tanpa kehadiran Pogba, Klopp tidak ingin memberikan komentar untuk hal itu dan memilih untuk memuji permainan Pogba. "Saya tidak tahu apa yang akan dijawab Mourinho jika ditanya tentang kualitas dari pemain kami, tapi apakah ada yang mempertanyakan soal Wijnaldum kepada kami, saya kira tidak," buka Klopp seperti dilansir  Fourfourtwo. "Yang bisa saya katakan adalah Pogba adalah pemain kelas dunia. Ia mampu memberikan ancaman kepada setiap lawannya. Jadi yang akan kami fokuskan adalah bagaimana cara untuk menghadapi dirinya dan juga United," tutup Klopp.

Mourinho: Pogba Bagaikan Virus !

Mourinho: Pogba Bagaikan Virus !

Jose Mourinho selaku pelatih Manchester United baru saja mengungkapkan kekecewaannya kepada salah satu penggawa United, yakni Paul Pogba. Sang manajer merasa kesal dan marah karena Pogba tidak menunjukkan performa yang baik ketika United berhadapan dengan Southampton. Pada pertandingan tersebut, Southampton lebih dulu mencetak keunggulan melalui Stuart Armstrong dan juga Cedric Soares. Untungnya United berhasil mengejar ketertinggalan melalui gol yang dicetak oleh Romelu Lukaku dan juga Ander Herrrera. Menurut lansiran Daily Record, Mourinho tampak kesal usai pertandingan tersebut. Satu nama yang menjadi pelampiasan amarahnya adalah Paul Pogba. Mourinho juga tidak segan mengatakan Pogba sebagai virus dalam tim United. Sang manajer merasa tidak puas dan kesal dengan apa yang sudah ditunjukkan oleh Pogba di lapangan. "Dia seperti tidak bermain. Dia tidak menghormati pemain lainnya serta para supporter yang hadir. Ia bagaikan virus yang dapat menghancurkan mentalitas pemain lainnya." Seperti yang kita ketahui, hubungan Mourinho dengan Pogba memang sudah memanas sejak lama. Sempat mereda, hubungan panas kembali terjadi pada musim ini. Banyak spekulasi yang mengataka Pogba sudah tidak betah berada di United dan akan segera pindah pada musim depan. Salah satu klub yang paling santer dikabarkan akan menimang sang pemain adalah mantan klubnya sendiri, Juventus. Pada pekan besok, United akan berhadapan dengan tim tangguh lainnya yang menjadi rival mereka, Arsenal.

Makalele Sebut Tugas Pogba Di Manchester United Terlalu Berat

Makalele Sebut Tugas Pogba Di Manchester United Terlalu Berat

Tidak dapat dipungkiri, performa yang ditunjukkan oleh Paul Pogba di Manchester United terbilang buruk. Meski ia dan Perancis berhasil menjuarai Piala Dunia 2018, namun performanya untuk kelas klub tergolong buruk. Hal ini terlihat dari rentetan kekalahan yang diraih Manchester United pada awal musim Premier League tahun ini. Banyak kritikan pedas yang dilayangkan netizen kepada Paul Pogba terkait performanya bersama United. Melihat perbedaan performa yang sangat gamblang tersebut, Makalele pun turut angkat bicara. Makalele sendiri merupakan mantan pemain Real Madrid. Menurutnya, tugas yang dipinggul Pogba di United terlalu berat. "Saya melihat Paul Pogba mengenakan jersey United sekaligus Perancis. Kedua tim ini memiliki perbedaan sistem yang mencolok," ungkap Makalele kepada pihak The Sun. "Saat bermain dengan Perancis, strategi yang digunakan adalah mencari posisi, melakukan serangan balik dan permainan cepat. Sedangkan untuk United lebih ke arah penguasaan bola. United ingin Pogba membuat assist sekaligus mencetak gol, ini adalah hal yang sulit, bahkan untuk sosok Pogba sekalipun." Makalele meyebutkan bahwa Pogba tidak bisa bermain sendiri. Harus ada orang yang membantunya dalam meraih gol ataupun menciptakan assist. "Tidak ada yang ragu akan kemampuan Pogba, namun ia tidak bisa bergerak sendiri. Harus ada dukungan dari pemain lainnya untuk mencapai titik tersebut." "Jika kalian ingin melihat permainan terbaiknya, maka setiap komponen yang ada didalam klub juga harus terbaik. Selain itu butuh paling tidak empat bulan untuk kembali fit setelah mengikuti kompetisi Piala Dunia."

Paul Pogba Bisa Bawa MU Saingi City

Makalele Sebut Tugas Pogba Di Manchester United Terlalu Berat

Paul Pogba merupakan gelandang Manchester United yang merupakan pemain kunci di setiap pertandingan. Manchester United pada musim ini tercatat tidak terlalu aktif dalam bursa transfer pemain. Sejumlah kalangan bahkan memprediksi bahwa tim setan merah akan kesusahan untuk bisa bersaing melawan Manchester City yang merupakan juara pada musim lalu. Paul Pogba disebut sebut sebagai pemain yang akan menjadi andalan Manchester United di musim ini untuk bisa merebut gelar juara dari Manchester City. Beberapa waktu ini Paul Pogba dikabarkan mempunyai rencana untuk meninggalkan Old Trafford. Isu kepindahannya tersebut dikaitkan dengan hubungannya yang buruk dengan sang pelatih Manchester United. Jose Mourinho. Jose Mourinho dikabarkan terlibat konflik dengan pemain asal Perancois tersebut. Paul Pogba sering mendapatkan kritikan terbuka dari Mourinho dan sempat dicadangkan pada beberapa pertandingan di musim lalu. Pogba bahkan sempat dikaitkan dengan raksasa Barcelona yang ingin mendatangkannya untuk bermain di La Liga. Mesti isu kepindahannya tersebut telah dibantah namun untuk saat ini Manchester United memang membutuhkan pemain seperti Paul Pogba untuk bisa bersaing dengan rival mereka di Premier League. Salah satu pertandingan yang paling berkesan di musim lalu adalah ketika Manchester United melawan rival mereka Manchester City. Di saat itu Manchester United tengah mengalami ketinggalan 2-0 dari Manchester City di babak pertama. Secara mengesankan Manchester United mampu membalikkan keadaan pada babak kedua lewat kematangan dari Paul Pogba. Paul Pogba mungkin akan mengulangi prestasi yang sama di musim ini dan mampu membawa Manchester United menjadi juara pada musim ini.

Scholes: Paul Pogba Harus Gunakan Otak Dalam Bermain !

Scholes: Paul Pogba Harus Gunakan Otak Dalam Bermain !

Seperti yang kita ketahui, Paul Pogba menjadi salah satu nama yang berjasa bagi kemenangan timnas Perancis dalam kompetisi Piala Dunia 2018 kemarin. Meskipun ia sudah berjasa banyak, masih ada satu orang yang melayangkan kritikan pedas kepadanya. Menurut pemain legenda Manchester United, Paul Scholes, jika Pogba ingin menjadi pemain kelas dunia, ia harus menggunakan otaknya ketika memainkan bola di lapangan. Tidak bisa kita pungkiri, penampilan Paul Pogba bersama Manchester United memang tidak bisa dikatakan bagus. Pasalnya ia gagal bermain dengan konsisten sehingga banyak pihak yang ragu akan kemampuannya. Sebagai pengingat saja, Paul Pogba didatangkan Manchester United dari klub Juventus dengan harga 80 juta Pounds. Pada kala itu ia menjadi pemain termahal yang didatangkan oleh Manchester United. Wajar saja para fans dan klub menaruh ekspektasi yang tinggi kepada sang pemain. Menurut lansiran yang dikeluarkan oleh Bein Sports, Scholes menaruh kepercayaan kepada Paul Pogba. Hanya saja harus ada yang diperbaiki jika Pogba ingin menjadi pemain kelas dunia. "Tidak ada yang meragukan kemampuan Pogba diatas lapangan. Tetapi ada satu hal yang harus ia perbaiki, ia tidak memaksimalkan otaknya saat bermain." "Dia kuat dan juga berbakat. Semua sudah dibuktikan dengan kontribusinya pada Perancis saat Piala Dunia 2018 kemarin." "Sayangnya ia sering tidak berfikir dengan otaknya saat bermain dan itu harus diperbaiki." "Saya tidak bisa melihat konsistensinya ketika bermain bersama Manchester United. Padahal dia bisa menunjukkan permainan yang cemerlang, tetapi pekan berikutnya, sinar itu menghilang." "Dia harus bisa menjadi seorang jenderal di lapangan, sama halnya ketika ia bermain di Juventus. Ia mampu melihat setiap celah saat bermain di Juventus, tetapi ia tidak bisa melakukan hal itu di Manchester United. Ia harus mengasah otaknya saat bermain agar bisa menjadi pemain bintang dunia." Meski melayangkan kritikan yang sangat pedas, Paul Scholes percaya akan kemampuan Pogba, ia yakin Pogba dapat menjadi pemain gelandang terbaik di dunia. Seorang pemain harus bisa menerima kritikan dan belajar dari kritikan tersebut.

Top