You are here
Home > 2019 > July

Christian Pulisic Dapat Dukungan dari Hazard Sebagai Bintang Baru Di Chelsea

Meskipun Hazard sudah tidak berada di tim Real madrid,akan tetapi dia masih belum bisa melepaskan sepenugnya dari tim chelsea.dikesempatan kali ini hazard memdapat kesempatan untuk di mintain pendapat tentang christian pulisic yang yang di perbincangkan sebagai penganti nya. Keputusan Hazard pergi ke santiago bernabeu setelah beberapa musim bergabung bersama the blues.akan tetapi bagi tim chelsea kepergian nya bisa dikatakan memiliki sedikit untung,karena tim nya bisa mendapatkan uang sebesar 100 juta euro dari hasil hazard keluar dari tim nya. Kepergian eden hazard dianggap masalah besar bagi tim nya yang di bawah asuahn lampard itu.dikarenakan tim mereka pasti sangat susah untuk mencari seperti seorang eden hazard tersebut. Akan tetapi mereka memiliki sedikit keberuntungan karena sudah merampung pemain christian pilisic dari borussia dortmund pada januari lalu.tim chelsea pun tidak punya pilihan lain selain pemain yang bernama christian pulisic ini dan mereka yakin bahwa dia memiliki potensi yang cukup besar walaupun umur nya masih sangat muda. walaupun eden hazard sudah tinggalkan chelsea akan tetapi dia belum bisa lepas begitu saja pada tim yang sudah pernah membesarkan nama nya tersebut.hazard sangat yakin bahwasan nya seorang christian pulisic bisa jadi pengganti nya di tim tersebut. "Saya yakin bahwa seorang christian pulisic bisa menjadi seorang pemain terbaik dan bisa menjadi bintang,kata eden hazard kala itu. "pulisic berada di salah satu tim terbaik saat ini dan dia pemain yang sangat tepat dia bisa bermain dan mengetahui tentang sepak bola,"tutur mantan penggawa lille saat itu. Christian pulisic pernah ditanyakan soal komentar tentang diri nya yang di anggap oleh orang orang soal diri nya sebagai penganti hazard di tim chelsea.akan tetapi dia tegaskan kedatangan dia ke london bukan untuk dibandingkan dengan pemain yang sudah meninggalkan tim tersebut. "Keberadaan saya disini bukan untuk dibandingkan,"ucap christian."seorang hazard adalah pemain yang sangat luar biasa dan adalah pemain yang sangat baik bagi tim ini,bisa kita lihat sendiri pada pertandingan musim yang lalu dan beberapa waktu yang cukup lama dia berada di tim ini,katanya.

Fletcher: Rooney Harusnya Jadi Legenda Di Inggris

Fletcher: Rooney Harusnya Jadi Legenda Di Inggris

Mantan penggawa Manchester United, Darren Fletcher mengatakan bahwa sikap publik Inggris kepada Wayne Rooney tidaklah tepat. Darren mengatakan bahwa Rooney merupakan sosok pemain yang harusnya mendapatkan perlakuan dan penghargaan yang lebih layak. Pasalnya ia melihat sosok Rooney merupakan pemain yang sangat fantastis dan sudah sering berkorban untuk tim. Semenjak didatangkan dari Everton di tahun 2002 silam, Rooney langsung menjadi pemain penting bagi klub. Rooney didatangkan dengan harga 37 juta Euro. Sang pemain akhirnya memutuskan untuk hengkang dari United pada tahun 2018 ini. Rooney kerap mendapatkan kritik dalam dua musim terakhirnya bersama Setan Merah. Rooney dianggap gagal menampilkan performa maksimalnya ketika bermain bersama United. Tidak hanya di level klub saja, ketika membela Inggris, Rooney juga dihujani kritikan. Namun Fletcher beranggapan lain. Ia justru menganggap Rooney sudah memberikan banyak hal untuk klub. "Ia adalah pemain yang hebat. Kami memiliki hubungan yang baik di United. Banyak pemain yang hebat dan berpengalaman di ruang ganti dan Rooney memiliki latar belakang yang sama dengan saya." "Kami menemukan ritme yang tepat dan memiliki banyak kecocokan." "Seharusnya ia mendapatkan penghargaan yang layak, bukan hinaan semacam ini. Publik tidak mengetahui kemampuan Rooney yang sebenarnya. Rooney selalu ada ketika dibutuhkan dan ia harus mendapatkan pujian, bukan hinaan." "Ia adalah sosok yang selalu berkorban untuk tim, ia selalu ada ketika tim membutuhkan," ungkap Fletcher.

3 Mantan Pemain Chelsea Dengan Klausul Pembelian Kembali

3 Mantan Pemain Chelsea Dengan Klausul Pembelian Kembali

Seperti yang kita ketahui, Chelsea merupakan klub ynag suka menimbum pemain muda yang berbakat. Sayangnya, pemain muda yang ada jarang ada yang bisa menembus skuat utama. Melihat hal ini, The Blues terpaksa meminjamkan para pemain muda mereka ke klub lain agar para pemain muda mendapatkan waktu bermain di lapangan. Tidak sedikit pemain muda Chelsea yang terpaksa dilepas permanen ke klub lain. Namun penjualan pemain muda mereka juga biasanya memiliki klausul buy back ( pembelian kembali ) dengan persyaratan tertentu yang harus dipenuhi. Tentu hal ini memiliki tujuan, yaitu agar kedepannya, Chelsea masih bisa membeli kembali pemain tersebut dengan membayarkan sejumlah nominal yang sudah ditentukan. Berikut ini pemain Chelsea yang memiliki klausul buy back. 1. Nathan Ake Nathan Ake merupakan pemain yang didatangkan Chelsea dari Feyenoord pada tahun 2011 silam. Ia sudah menginjakkan kakinya di Premier League sejak usianya masih 17 tahu, kala itu Premier League memasuki musim 2012/13. Sayangnya performa yang ditunjukkan pemain tidak begitu impresif sehingga ia dipinjamkan ke Bournemouth. Penampilannya bersama klub barunya menarik perhatian Eddie Howe kala itu. Pada tahun 2017, Bournemouth akhirnya membeli Nathan Ake dengan harga 22,8 juta Pounds, namun penjualan sang pemain memiliki klausul buy back. Kemungkinan besar Nathan Ake akan kembali dibeli oleh Chelsea melihat performanya yang apik bersama The Cherries. 2. Bertrand Traore Traore juga merupakan pemain muda Chelsea yang didatangkan dari Auxere. Sebenarnya Manchester United juga ingin mendatangkan sang pemain, namun Traore memilih untuk menerima penawaran dari Chelsea. Sayangnya ia jarang mendapatkan tempat di skuat utama dan berujung pada peminjaman kepada klub Ajax Amsterdam. Setelah dipinjamkan ke Ajax, klub Lyon justru membeli sang pemain dengan harga 10 juta Euro. Performa Traore bersama Lyon terbilang impresif sehingga tidak menutup kemungkinan Chelsea akan kemnbali membeli sang pemain. 3. Nathaniel Chalobah Chalobah bermain bersama tim junir Chelsea selama 5 tahun lama sebelum akhirnya pindah ke Watford. Selama masa peminjamannya, ia sudah mencicipi beberapa klub seperti Nottingham Forest, Middlesborough, Burnley, Reading dan juga Napoli. Pada tahun 2017, Watford memutuskan untuk mempermanenkan sang pemain, tentu dengan klausul buy back. Pada saat bermain di Napoli, sang pemain sempat membuat Maurizio Sarri terkesan sehingga besar kemungkinan Sarri akan kembali mendatangkan Chalobah ke Chelsea.

Asensio Ancam Hengkang Jika Madrid Datangkan Neymar

Asensio Ancam Hengkang Jika Madrid Datangkan Neymar

Salah satu penggawa serba bisa Real Madrid, Asensio dikabarkan akan meninggalkan klub apabila Real Madrid memutuskan untuk mendatangkan Neymar ke Santiago Bernabeu. Memang belakangan ini Neymar tengah hangat dibicarakan akan didatangkan ke klub Real Madrid. Pasalnya, pemain asal Brazil tersebut menganggap Ligue 1 merupakan kompetisi yang berada jauh dibawah standart La Liga. Kabar yang beredar ini membuat Asensio resah. Pasalnya ia menolak ide untuk mendatangkan Neymar ke klub. Tidak hanya itu, ia juga mengancam akan meninggalkan klub apabila Neymar benar-benar didatangkan ke Madrid. Alasannya sebenarnya wajar, Asensio tidak ingin berebut posisi dengan Neymar. Seperti yang kita ketahui, Neymar dan Asensio berada di posisi yang sama sehingga salah satu dari pemain tersebut pasti akan dicadangkan. Oleh sebab itu Asensio sangat tidak setuju dengan keputusan klub untuk mendatangkan Neymar. Ketika dibawah kepemimpinan Zinedine Zidane, Asensio memang mendapatkan jam terbang yang tergolong sedikit. Dari 53 pertandingan yang dijalani klub nya di semua ajang kompetisi, Asensio hanya dimainkan sebanyak 19 kali, bahkan di kompetisi Liga Champions, ia hanya dimainkan sebanyak 3 kali sebagai starter. Sebenarnya Asensio merupakan pemain yang diminati banyak orang. Ia memiliki kemampuan dan visi yang sangat jelas. Wajar saja banyak tim yang ingin mendatangkan dirinya. Beberapa tim besar yang dikabarkan ingin meminang Asensio adalah PSG, Juventus dan juga Liverpool.

Mengapa Indonesia Tidak Bisa Masuk Ke Piala Dunia ?

Mengapa Indonesia Tidak Bisa Masuk Ke Piala Dunia ?

Sering bukan terbesit di pikiran kita kapan ya negeri tercinta kita Indonesia bisa masuk ke kompetisi bergengsi seperti Piala Dunia. Jika dilihat dari jumlah penduduknya yang berjumlah 260 juta orang, apakah mencari 20 orang pemain sepak bola yang berbakat itu sulit ? Sayangnya jumlah penduduk tidak berpengaruh dengan jumlah pemain berbakat. Kita ambil contoh saja negara Islandia yang memiliki penduduk 780 kali lebih kecil ketimbang Indonesia, dari jumlah penduduk yang sebegitu kecilnya mereka mampu masuk ke ajang Piala Dunia. Contoh lainnya adalah Uruguay, mereka juga memiliki jumlah penduduk yang lebih kecil ketimbang Indonesia tetapi mereka mampu masuk ke kompetisi bergengsi tersebut. Lalu bagaimana dengan Indonesia ? Ternyata permasalahan utamanya terletak pada pembinaan usia dini serta perencanaan jangka panjang. Kita intip saja Spanyol yang memiliki akademi La Masia yang selalu menghasilkan pemain kelas dunia yang berbakat. Pemerintah sana sangat mendukung program sport seperti ini sehingga mendapatkan perhatian lebih, berbeda dengan Indonesia. Mereka membina para atlet sedari kecil agar mampu memiliki fisik dan mental yang selevel dengan pemain profesional. Berbeda dengan cara mendidik di Indonesia. Jika di negeri kita, para pemain menjalani latihan berat hanya saat ada turnamen besar saja. Jika diibaratkan itu seperti belajar saat ujian hampir tiba. Memang latihan sebelum bertanding itu penting, tapi proses pelatihan tidak bisa hanya dimulai ketika ada pertandingan di depan mata saja, justru yang membuat fisik dan mental menjadi baik itu pelatihan saat tidak ada turnamen sekalipun. Belum lagi kasus korupsi oleh jajaran federasi sepakbola Indonesia dan mental kekerasan yang dianut oleh banyak pemain di Indonesia. Bayangkan saja jika mental seperti ini dibawa kedalam ajang sepakbola kelas internasional ? Bisa malu negara kita ini ! Tidak perlu jauh-jauh ke Piala Dunia, bahkan di ajang kompetisi selevel Asia saja Indonesia masih cukup memprihatinkan. Miris bukan ? Jangan bermimpi Indonesia bisa masuk Piala Dunia jika mainset dan mental pemain tidak diasah sejak dini. Memang kita harus mendukung atlet dalam negeri, tapi jika atlet yang didukung tidak kompeten, lalu apa yang harus didukung ? Semoga persepakbolaan Indonesia bisa maju seperti sepakbola di luar negeri.

Top