You are here
Home > 2019 > May

Messi Tidak Bisa Lupakan Kekalahan Atas Liverpool

Messi Tidak Bisa Lupakan Kekalahan Atas Liverpool

Hingga saat ini, pemain bintang Barcelona, Lionel Messi masih belum bisa melupakan kekalahan pahit yang dialami timnya di ajang Liga Champions melawan Liverpool. Meski begitu, Lionel Messi enggan melemparkan kesalahan kepada sang pelatih, Ernesto Valverde. Ernesto Valverde belakangan ini memang menjadi bulan-bulanan kritik, terlebih lagi ketika mereka kalah secara memalukan pada babak semifinal Liga Champions. Sebenarnya Barcelona sempat menang telak pada leg pertama melawan Liverpool, sayangnya Liverpool berhasil comeback dan menyingkirkan Barcelona dengan skor 4 - 0. Kekalahan yang dialami Barcelona membuat sang pelatih mendapatkan kritikan pedas. Padahal jika dilihat lebih jauh, Ernesto tidak bisa dibilang gagal, lihat saja raihan trofi La Liga yang sudah disumbangkannya musim ini. Melihart hal ini, Messi pun memberikan pembelaan. "Saya ingin Valverde melatih hinggantahun depan. Kami sudah berhasil memenangkan double pada tahun lalu dan kami bisa mengulanginya tahun ini. "Jika boleh jujur, saya melihat kritikan itu sangat tidak pantas. Ia sudah menjalankan tugasnya dengan sangat baik." "Seharusnya bukan dia yang harus disalahkan, tetapi para pemain. Kami harus bertanggung jawab atas kekalahan ini. Kami tahu ini adalah kesalahan fatal dan tidak boleh terulang." "Saya belum melihat rekaman ulang pertandingan itu, tapi yang saya ingat, hasil ini mirip saat kami berhadapan dengan Roma." "Yang paling tidak bisa saya maafkan adalah, kami tidak bermain di kandang mereka. Kami sangat kecewa, kami juga ingin meminta maaf kepada semuanya karena gagal mencapai final."  

Poyet: Chelsea Harus Memberikan Sedikit Waktu Bagi Sarri

Poyet: Chelsea Harus Memberikan Sedikit Waktu Bagi Sarri

Gustavo Poyet memberikan dukungan kepada Maurizio Sarri yang saat ini tengah menangani Chelsea. Poyet yakin bahwa Sarri adalah pelatih yang tepat bagi Chelsea. Ia juga meminta manajemen Chelsea untuk memberikan sedikit waktu dan sedikit bersabar kepada Sarri. Menurut Poyet, saat ini Sarri tengah menyusun rencana yang brilian untuk Chelsea, namun untuk merealisasikannya, Sarri membutuhkan sedikit waktu. Sarri ditunjuk menjadi pelatih Chelsea pada awal musim panas tahun lalu. Sarri ditunjuk untuk menggantikan posisi Antonio Conte yang diberhentikan oleh manajemen Chelsea karena gagal membawa Chelsea meraih gelar. Namun belakangan ini terdengar kabar yang meminta manajemen Chelsea untuk memberhentikan Sarri dari kursi kepelatihan. Ya, jika kita melihat performa Chelsea, tampaknya Sarri juga belum berhasil menunjukkan hasil yang konsisten dimana mereka bisa menang dengan agregat skor yang luar biasa, namun mereka juga harus menelan kekalahan dengan selisih gol yang begitu besar. Meski belum mampu menunjukkan performa yang konsisten, Poyet masih menganggap Sarri layak untuk memimpin Chelsea. "Saya merasa Sarri sudah melakukan hal yang luar biasa pada awal musim ini, ia masih layak untuk memimpin Chelsea," buka Poyet seperti dilansir Goal Internasional. Poyet melihat Sarri mampu merubah wajah Chelsea sebagai seorang penantang gelar yang kuat. Namun Sarri membutuhkan waktu untuk bisa merealisasikannya. "Orang memuji Sarri pada awal musim kemarin karena ia mampu merubah sistem permainan Chelsea." "Chelsea bahkan sempat menjadi penantang serius bagi tim top Premier League. Ia mampu menganalisis permainan tim lain dan menerapkan metode yang sempurna untuk menghadapi gaya permainan lawan." "Memang benar belakangan ini Chelsea terlihat buruk, namun kita tidak bisa terpaku hanya pada hal negatif saja. Menurut saya Sarri bisa membawa Chelsea ke arah yang lebih baik kedepannya."

Guillem: Madrid Sudah Bukan Lagi Galacticos !

Guillem: Madrid Sudah Bukan Lagi Galacticos !

Guillem Balague yang berprofesi sebagai pengamat sepakbola menjelaskan bahwa Real Madrid tengah menghadapi masalah yang sangat serius di musim ini. Bahkan ia juga mengatakan bahwa Madrid sudah bukan lagi Los Galacticos. Bisa dibilang Madrid tengah menghadapi krisis, bagaimana tidak ? Mereka harus menelan empat kekalahan pahit secara beruntun di kandang sendiri. Tidak sampai disitu, harapan untuk meraih trofi Copa del Rey dan Liga Champions juga sudah sirna, hanya tersisa trofi La Liga, itupun jika mereka bisa mengejar ketertinggalan 12 poin dari sang pemuncak, Barcelona. Guillem menilah Madrid bersikap terlalu pasif dalam bursa pemain. Ia juga menyebutkan Madrid sudah tidak bisa disebut sebagai Los Galacticos lagi karena tidak ada pemain bintang yang mampu didatangkan oleh klub. "Real Madrid sudah mati, mereka tidak bisa bersaing seperti dulu. Mereka sudah berhenti mendatangkan pemain bintang sejak 2014. Siapa yang bisa disebut superstar di Madrid ? Tidak ada." "Mereka harus bergerak dan membuat perubahan, kita tunggu saja musim panas nanti. Salah satu pemain top disana, sekaligus kapten mengatakan bahwa timnya hanya perlu bermain bagus pada empat pertandingan demi meraih gelar Liga Champions, dari situ kita sudah bisa melihat ada kesalahan dan masalah yang sangat besar." "Sama halnya dengan Gareth Bale, ia menginginkan menit penuh ketika bermain, tetapi ia tnidak mampu menunjukkan kualitasnya. Itu membuatnya frustasi. Dia juga tidak akan bersinar jika diberikan waktu bermain yang singkat. Saya rasa Madrid harus segera membenahi permasalahan ini musim depan."

Benfica Berminat Tuk Datangkan Jose Mourinho

Benfica Berminat Tuk Datangkan Jose Mourinho

Luis Filipe Vieira selaku presiden klub Benfica mengaku ingin mendatangkan pelatih anyar Jose Mourinho. Ia bahkan sesumbar mengenai uang yang harus dikeluarkan untuk mendatangkan sang pelatih. Seperti yang kita tahu, Jose Mourinho saat ini tengah menganggur setelah dikeluarkan dari klub Manchester United. Banyak berita yang mengaitkan sang pelatih dengan klub besar lainnya di Eropa. Sebenarnya ada dua nama yang paling menginginkan sang pelatih, sebut saja Real Madrid dan juga Inter Milan. Namun disamping kedua klub tersebut, Benfica juga dikabarkan mengincar Jose Mourinho. Benfica sendiri merupakan rival abadi dari klub Porto, bagi kalian yang belum tahu, Jose Mourinho pernah mendulang kesuksesan bersama mereka. Melihat kondisi yang ada pada Benfica saat ini, sebenarnya berita yang beredar bukanlah omong kosong belaka. Pekan lalu, Benfica juga baru membebastugaskan Rui Vitoria sehingga mereka membutuhkan pelatih anyar baru untuk meraih kesuksesan. Namun keinginan mereka untuk mendatangkan Mourinho tidaklah mudah, pasalnya Mourinho mengaku tidak ingin kembali ke Portugal dalam waktu dekat ini. Mourinho melihat dirinya sedang berada di puncak karirnya sehingga ia tidak ingin mendulang kesuksesan di liga kasta kedua di Portugal. Mourinho masih sabar menantikan tawaran dari klub besar Eropa dan memutuskan untuk menganggur hingga akhir musim ini sampai ada tawaran yang pasti. Vieira juga mengaku berteman dekat dengan Mourinho, hanya saja hingga saat ini ia belum mencoba mengajukan penawaran kerjasama dengan pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Tottenham Siap Tampung Bale, Namun Ada Syaratnya

Tottenham Siap Tampung Bale, Namun Ada Syaratnya

Kondisi Gareth Bale di Real Madrid saat ini akhirnya sudah menemukan titik cerah, pasalnya klub asal Inggris, Tottenham Hotspur dikabarkan siap untuk menampung sang pemain. Seperti yang kita tahu, saat ini Gareth Bale sudah tidak masuk lagi kedalam rencana jangka panjang yang disusun oleh Zinedine Zidane. Bahkan di musim ini posisinya juga sudah mulai tergeserkan. Dalam dua pertandingan terakhir yang dijalani oleh Madrid, nama Gareth Bale tidak masuk kedalam daftar starting XI, situasi ini membuktikan bahwa Bale memang sudah tidak dibutuhkan lagi di Madrid. Beberapa waktu yang lalu nama Bale sering disangkutpautkan dengan klub Manchester United. Sayangnya semenjak diurus oleh Solskjaer, nama Gareth Bale juga mulai hilang dari peredaran. Dampaknya apa ? Real Madrid menjadi kebingungan memikirkan klub mana yang nantinya akan menerima Bale. Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa Bale hanya menjadi beban di Madrid, terlebih lagi bayaran gajinya yang terlampau tinggi. Menurut lansiran The Mirror, Madrid sudah menemukan titik terang terkait masalah ini, pasalnya mantan klub Bale, Tottenham Hotspur kabarnya ingin meminang kembali mantan pemainnya tersebut. Sayangnya ada satu syarat yang diajukan Tottenham, yakni pemotongan gaji Bale. Pihak Madrid sebenarnya sudah setuju dengan usul tersebut, tapi bukan berarti Bale juga turut setuju. Seperti yang kita tahu, Tottenham bukanlah klub yang bersedia menggelontorkan banyak dana untuk membayar gaji pemain. Kita lihat saja apakah nantinya Bale akan kembali ke Tottenham ataukah ada skenario lain yang akan terjadi.

United Terpuruk, Solskjaer Sebut Sudah Paham Kondisinya

United Terpuruk, Solskjaer Sebut Sudah Paham Kondisinya

Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih tim raksasa Inggris, Manchester United saat ini mengaku sudah memahami kondisi dan situasi yang ada di dalam tim asuhannya. Solskjaer juga mengaku sudah tahu apa saja yang harus ia lakukan untuk mengembangkan performa tim. Untuk saat ini, ia menjelaskan bahwa timnya masih belum pantas untuk berkompetisi di level atas kompetisi Premier League. Pada hari Minggu 12/5 kemarin, United harus bertekuk lutut dengan skor 0 - 2 atas Cardiff City. Parahnya lagi, pertandingan tersebut digelar di markas mereka sendiri, Old Trafford. Tentunya kekalahan tersebut bukanlah salam perpisahan yang baik untuk para penggemarnya. Kekalahan ini menunjukkan kondisi yang ada di United. Bahkan untuk mengalahkan tim papan bawah seperti Cardiff saja mereka tidak mampu. Melihat hal ini, ada banyak tugas yang harus dikerjakan oleh Solskjaer untuk membawa kembali sinar terang di Old Trafford. Solskjaer meminta kepada semua penggemar untuk bersabar. Saat ini ada banyak hal yang harus ia kerjakan dan ia meminta kepada seluruh fans untuk mendukungnya. Tidak ingin muluk-muluk, Solskjaer bahkan hanya mengincar posisi empat besar. Jika empat besar bisa dicapai, barulah target berikutnya menjadi peraih trofi. "Para fans tahu kondisi United saat ini. Tugas yang harus kami selesaikan sangatlah berat. Kami harus kembali ke posisi kami, yakni di puncak klasemen," ungkap Solskjaer seperti dilansir Manutd.com. "Saat ini ada kompetitor yang sangat kuat, mereka adalah Liverpool dan Manchester City. Kami masih tertinggal banyak poin dari mereka. Kami harus berjuang dengan keras untuk bisa mendekati mereka." "Semua pemain sudah paham apa yang terjadi dan apa yang harus mereka lakukan. Untuk musim ini mungkin sudah terlalu berat, kami akan fokus untuk musim depan."

Top