You are here
Home > 2019 > April

Romagnoli Tepis Rumor Dirinya Pindah Ke Juventus

Romagnoli Tepis Rumor Dirinya Pindah Ke Juventus

Alessio Romagnoli selaku kapten AC Milan menanggapi kabar yang mengatakan dirinya akan hengkang dari klub dan bergabung dengan Juventus. Romagnoli menjelaskan bahwa dirinya saat ini sangat bahagia di AC Milan dan mengatakan tidak akan hengkang dari klub. Romagnoli sendiri merupakan pemain jebolan akamedi muda AS Roma. Ia bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2015 lalu. Sejak bergabung pada tahun 2015, dirinya menjadi pilar penting bagi AC Milan. Hingga saat ini Romagnoli sudah bermain sebanyak 135 petandingan bersama Milan dan sudah mengoleksi delapan gol. Performa yang impresif tersebut membuat dirinya digadang-gadang akan bergabung dengan Juventus. Ia juga dikabarkan masuk kedalam radar pencarian pemain Juventus untuk musim ini. Namun kabar tersebut tampaknya hanyalah hoax belaka, pasalnya sang pemain mengkonfirmasikan bahwa dirinya akan tetap bermain bersama AC Milan. "Saya tidak pernah mendengar rumor ini," buka Romagnoli seperti dilansir pihak Football Italia. "Saya bahagia bermain di Milan dan saya tidak akan hengkang dari klub." Romagnoli juga menegaskan bahwa dirinya sangat bangga bisa menjadi kapten AC Milan. Tidak sampai disitu saja, ia juga berharap bisa bermain selama mungkin di Milan. "Saya ingin terus bermain disini. Menjadi kapten tim adalah sebuah kehormatan bagi saya. Saya ingin terus bertahan di klub selama mungkin. AC Milan adalah klub dimana saya seharusnya berada," tutup Romagnoli.  

Bale Dicadangkan ? Sebuah Tanda Tanya Besar !

Bale Dicadangkan ? Sebuah Tanda Tanya Besar !

Semakin kesini, media-media di Spanyol semakin gencar membicarakan mengenai masa depan Gareth Bale di Real Madrid. Bagaimana tidak, rumor yang mengatakan Bale akan segera hengkang dari Madrid semakin menguat setelah ia dicadangkan oleh Zinedine Zidane pada laga kontra Leganes. Ya, Real Madrid dipertemukan dengan Leganes pada pekan-32 La Liga. Pada laga tersebut, Leganes sempat unggul lebih dulu mellaui Jonathan Silva di menit ke 45, namun Karim Benzema berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 51. Yang menjadi perhatian publik adalah Gareth Bale yang dicadangkan sejak menit pertama. Zidane memilih Marco Asensio untuk menggantikannya. Banyak yang berasumsi Bale tidak masuk kedalam rencana jangka panjang yang sudah disusun oleh Zidane. "Gareth Bale merupakan pemain yang sangat penting bagi Madrid," buka Zidane seperti dilansir laman resmi klub. "Saya ingin menerapkan beberapa perubahan didalam tim. Saya ingin mencari alternatif lain yang tepat untuk tim ini." Zidane memainkan Bale pada menit ke-81, sayangnya dengan sisa waktu yang tersisa, Bale tidak mampu memberikan dampak positif bagi klub. Selain mencadangkan Bale, Zidane juga mengambil keputusan yang dianggap aneh, yakni memainkan Isco di posisi winger. Tentu saja posisi ini terasa aneh, pasalnya Isco bukanlah pemain yang familiar dengan posisi tersebut. Kapabilitas Isco sebenarnya adalah di sektor tengah lapangan. Hal inilah yang membuat keputusan Zidane menuai banyak kritikan. "Ia memang saya mainkan di sektor winger, tapi ia baik-baik saja. Tapi saya yakin ia juga dapat bermain dengan baik di posisi ini. Kami akan memainkan formasi 4-3-3 dan ia akan berada di posisi sayap kiri," tutup Zidane.

Rumor: Callum Hudson-Odoi Akan Tinggalkan Chelsea ?

Rumor: Callum Hudson-Odoi Akan Tinggalkan Chelsea ?

Tampaknya klub raksasa Inggris, Chelsea akan kehilangan pemain mereka, pasalnya ada rumor yang mengatakan Callum Hudson-Odoi ingin segera hengkang dari klub. Callum Hudson-Odoi merupakan pemain muda yang bersinar bersama tim utama Chelsea pada musim ini. Dibawah kepemimpinan Maurizio Sarri, ia banyak menjadi pilihan utama dan diterjunkan bersama skuat utama Chelsea. Tidak hanya di Premier League saja, ia juga menjadi kepercayaan Sarri di Liga Eropa dan mampu membawa Chelsea menjuarai Piala Liga musim ini. Menurut lansiran Daily Mail, salah satu klub yang memiliki ketertarikan terhadap sang pemain adalah Bayern Munchen. Hal ini diperkuat dengan berita yang mengatakan bahwa sang pemain sudah memantapkan hati untuk hengkang dari Chelsea. Dari media yang sama, sang pemain memutuskan untuk hengkang demi mendapatkan jam terbang yang lebih banyak. Seperti yang kita tahu, meski Callum Hudson-Odoi menjadi kepercayaan Sarri, namun saat ini ia lebih banyak dicadangkan ketimbang dimainkan bersama skuat utama. Callum Hudson-Odoi menilai Sarri sudah ingkar janji sehingga dirinya memilih untuk meninggalkan Chelsea pada Januari ini. Pihak Chelsea juga telah mencoba untuk mempertahankan sang pemain, namun hasilnya nihil. Menurut lansiran dari media yang sama, Bayern telah mempersiapkan dana sebesar 35 juta Pounds untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain. Sayangnya Chelsea tidak akan begitu saja melepaskan sang pemain, pihak Chelsea bersedia melepas pemain dengan syarat kausul buyback dalam perjanjian penjualan Callum Hudson-Odoi.

Mbappe Sang “Pembunuh” Sosok Neymar Di PSG

Mbappe Sang "Pembunuh" Sosok Neymar Di PSG

Ironis memang melihat sosok Kylian Mbappe yang sukses "membunuh" sosok Neymar. Sebelumnya, nama Neymar memang digadang-gadang akan menjadi nama yang menggantikan mega bintang dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Sayangnya nama Neymar justru semakin tenggelam karena keegoisannya sendiri. Neymar memutuskan untuk hengkang dari Barcelona untuk keluar dari bayang-bayang Lionel Messi di Barcelona. Ia memutuskan untuk bergabung dengan PSG dan mencoba untuk menjadi satu-satunya bintang disana. Naasnya, dirinya justru gagal meraih predikat yang baik. Bahkan Neymar yang berhasil meraih posisi ketiga pada Ballon d'Or 2017 hanya mampu meraih posisi ke-12 pada Ballon d'Or 2018. Hal ini tidak lepas dari sosok Mbappe yang tampil bagaikan senjata mematikan bagi PSG. Nama Mbappe sendiri melambung tinggi setelah Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 kemarin. Namun pada dasarnya, Mbappe memang memiliki kemampuan yang luar biasa. Bahkan tidak sedikit orang yang mengatakan dirinya akan menjadi pengganti Messi dan Ronaldo di kancah sepakbola dunia. Mbappe juga berhasil mencetak 14 gol dari 24 penampilannya di Liga Champions. Rekornya tersebut mendekati catatan yang pernah dicetak oleh Ronaldo Nazario dan Ronaldinho. Mbappe bahkan disebut sebagai pemain muda terbaik di dunia. Koleksi trofi yang berhasil diraih Mbappe juga tidak main-main, ia berjasil meraih dua gelar Ligue 1 dan satu Piala Dunia. Ia juga berhasil menjuarai banyak laga domestik. Melihat hal ini, wajar saja nama Neymar semakin tenggelam dibalik terangnya sinar Mbappe.

Rakitic Ingin Tetap Bertahan Di Barcelona

Rakitic Ingin Tetap Bertahan Di Barcelona

Hingga saat ini masa depan Ivan Rakitic di Barcelona terus dipertanyakan. Kabarnya pihak Barcelona ingin melepaskan sang pemain, sayangnya Ernesto Valverde justru berkeinginan untuk mempertahankan sang pemain di Barcelona. Menurut manajemen klub, melepaskan Rakitic tidak akan berpengaruh kepada kekuatan skuat. Selain itu, salah satu alasan yang cukup krusial terkait kepergian Rakitic adalah kedatangan Frenkie de Jong pada musim depan. Barcelona kabarnya siap untuk merekrut pemain muda berbakat pada musim depan. Menurut kabar yang beredar, Rakitic saat ini tengah didekati oleh klub-klub besar, salah satunya adalah Inter Milan serta Manchester United. Namun kepindahannya ke Inter jauh lebih realistis, pasalnya Inter tengah berusaha untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain. Marca melansir ahwa Rakitic telah menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hengkang dari Barcelona. Dia justru berharap mendapatkan perpanjangan kontrak dan ingin bermain untuk beberapa tahun kedepan bersama Barcelona. "Masih ada tiga tahun dalam kontrak saya. Saya ingin tetap berada disini, bermain bersama teman-teman saya di Barcelona. Saya bangga jika ada klub yang tertarik untuk mendatangkan saya, tapi saya ingin bermain disini. Saya selalu tertawa dan tersenyum saat bermain disini." Salah satu surat kabar Italia, La Gazzetta dello Sport mengatakan bahwa jika pada akhirnya Rakitic akan hengkang, maka salah satu klub yang ingin didatangi sang pemain adalah Juventus.

Castles: De Gea Pantas Terima Gaji Besar !

Castles: De Gea Pantas Terima Gaji Besar !

Duncan Castle memberikan sebuah saran bagi manajemen Manchester United terkait gaji bagi sang kiper, David De Gea. Menurutnya, pihak manajemen United tidak boleh pelit dalam memberikan gaji bagi sang kiper, tujuannya agar De Gea merasa betah dan tetap bertahan di klub. Sejak awal musim kemarin, masa depan David De Gea memang dipertanyakan. Pasalnya kontrak bermain sang kiper bersama Setan Merah akan segera usai, beruntungnya United memiliki langkah dengan mengaktifkan klausul perpanjangan masa bermain selama satu taun sehingga sang kiper akan terus bermain di United hingga tahun 2020 mendatang. Duncan mengatakan cara satu-satunya agar sang kiper mau bertahan di klub adalah dengan memberikan gaji yang pantas. "De Gea saat ini menantikan penghargaan dari klub atas kontribusinya selama ini," bukanya kepada pihak Transfer Window Podcasts. Castles beranggapan United tengah berada dalam posisi yang berbahaya dan berpotensi kehilangan David De Gea. "Semua tahu bahwa De Gea adalah pemain yang luar biasa bagi United. Talenta dan kontribusinya bagi klub sudah sangat besar dan saya rasa ia pantas mendapatkan lebih." "Musim panas nanti ia akan memasuki musim terakhirnya bersama United. Manajemen United harus berani mengambil langkah atau mereka akan kehilangan De Gea." "Solusinya sederhana, berikan gaji lebih. De Gea layak mendapatkan gaji yang besar, kontribusinya bagi United sangat besar dan ia adalah kiper terbaik di dunia," tutup Castles.

Graham: Karir Ozil Masih Belum Berakhir

Graham: Karir Ozil Masih Belum Berakhir

George Graham selaku mantan pelatih Arsenal menjelaskan bahwa karir Mesut Ozil masih bisa diselamatkan. Ia percaya Ozil adalah salah satu pemain terbaik di Arsenal. Menurut Graham, Arsenal hanya perlu mencari cara untuk memaksimalkan potensi yang ada pada Ozil. Sejak Unai Emery datang, situasi Ozil di klub semakin tidak jelas. Ia lebih sering dicadangkan karena gaya bermainnya tidak cocok dengan apa yang diinginkan Emery. Selain itu Ozil juga pernah tersandung masalah kedisiplinan sehinga dirinya lebih sering terlihat di bench pemain. Namun situasinya saat ini mulai berubah, Emery mulai memberikan sedikit rasa percaya pada Ozil. Terakhir kali ia berhasil menunjukkan taringnya ketika klubnya menang atas Newcastle dengan skor 2 - 0. Graham berpendapat bahwa Ozil memiliki masalah pada bagian pergerakan tanpa bola, dalam artian Ozil masih kurang agresif dalam merebut bola. Ia hanya mencoba menutup ruang gerak lawan, menurut Graham aspek ini yang harus dikembangkan dari diri Ozil. "Apabila saya masih menjabat sebagai pelatih, mungkin saya akan memilih Pattrick Vieira dan Emmanue Petit untuk bermain dikedua sisi lalu menempatkan Ozil pada bagian tengah," ungkap Graham seperti dilansir Love Sport Radio. "Ia adalah pemain mematikan ketika menguasai bola, hal ini tidak perlu diragukan lagi." "Tapi jika mereka bisa memaksimalkan Ozil dalam hal merebut bola, mereka akan menjadi tim yang mengerikan," lanjut Graham. "Di sepakbola modern, pemain tidak bisa hanya mendapatkan bola saja, mereka juga harus aktif dalam merebut bola dari lawan. Ketika Ozil berhasil menguasi aspek ini, ia akan menjadi pemain yang mengerikan," tandasnya.  

Mourinho Berikan Komentar Terkait Dirinya Dengan Timnas Portugal

Hingga saat ini Jose Mourinho masih belum menentukan kemana tujuannya setelah dibebastugaskan oleh Manchester United. Namun, belakangan ini santer dikabarkan beberapa nama klub yang akan menjadi tempat bernaung sang pelatih, bahkan Mourinho dikabarkan sudah masuk kedalam kandidat pelatih yang akan menangani Timnas Portugal. Mourinho memang sudah "nganggur" sejak bulan Desember 2018 kemarin. Sang pelatih diberhentikan oleh manajemen United setelah timnya menelan kekalahan atas Liverpool. Yah kita tidak bisa membantahnya, performa United di awal musim ini memang terbilang buruk. Setelah keluar dari United, Mourinho sempat dikabarkan akan melatih Real Madrid dan juga Chelsea, sayangnya kabar tersebut belum terbukti hingga saat ini. Mourinho sendiri menyebutkan setidaknya ada empat tim yang sudah menawarkan diri untuk merekrutnya, sayangnya Mourinho menolaknya, pasalnya saat ini kompetisi sudah berada di pertengahan musim, sulit rasanya merombak tim di waktu yang sangat singkat ini. Sementara itu performa Portugal di Piala Dunia 2018 kemarin tidak bisa dibilang gemilang. Posisi Fernando Santos di Portugal dikabarkan sedang tidak aman. Melihat hal ini, Mourinho memberikan klarifikasi terkait pemberitaan tersebut. "Saya rasa Fernando Santos tidak perlu merasa khawatir," buka Mourinho seperti dilansir Goal International. "Saya tidak berminat melatih Timnas dalam waktu dekat ini. Saya dan Santos adalah teman baik. Saya akan melatih Timnas di akhir karir saya, tapi tidak untuk saat ini." "Jujur, saya ingin kembali melatih musim depan. Saya hanya ingin bergabung dengan klub yang bisa membuat saya termotivasi," tutup Mou.

Top