You are here
Home > 2019 > January

Sarri: Chelsea Harusnya Bisa Menang Meski Tanpa Pelatih

Sarri: Chelsea Harusnya Bisa Menang Meski Tanpa Pelatih

Chelsea baru saja menelan kekalahan pahit saat bertamu ke markas Bournemouth. Pada pertandingan lanjutan Premier League pada hari Kamis 31/1 kemarin, Chelsea harus tunduk dihadapan Bournemouth dengan skor 0 - 4. Maurizio Sarri bahkan tidak mengetahui alasan mengapa timnya bisa kalah. Sarri menilai ada kesalahan internal didalam timnya. Sarri juga menyinggung mental para pemain pada pertandingan tersebut. Menurutnya, Chelsea adalah tim yang hebat, kekalahan seperti itu sungguh aneh bagi dirinya. Sarri menilai bahwa Chelsea sudah memiliki banyak pemain yang hebat, meski bukan yang terbaik di Premier League, namun timnya dinilai masih sangat kompetitif. Bahkan Sarri mengatakan bahwa Chelsea seharusnya bisa menang meski tanpa seorang pelatih sekalipun. "Saya berfikir Chelsea adalah tim yang hebat, mereka bermain dengan sangat bagus. Memang saat ini kami belum berada di puncak, tapi kami cukup kompetitif di Premier League. Kekalahan 4 - 0 sangat tidak masuk akal, saya sangat menghormati Eddie Howe, tapi kekalhan seperti ini sungguh aneh," buka Sarri kepada pihak Football London. "Mungkin ini bisa terjadi karena kesalahan saya, mungkin saya gagal memberikan motivasi kepada setiap pemain. Namun saya sangat yakin ini adalah tim yang kuat, meski tanpa pelatih sekalipun." "Saya frustasi dengan hal ini, bukan karena para pemain, bukan juga karena tekanan, saya hanya merasa frustasi gagal menyampaikan sinyal kepada mereka. Saya frustasi akan kegagalan saya ini." "Saya minta maaf akan kejadian ini. Saya akan mencoba mencari letak permasalahan kami dan membenahinya."

Cedric Soares Resmi Bergabung Dengan Inter Milan

Cedric Soares Resmi Bergabung Dengan Inter Milan

Inter Milan akhirnya resmi mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim ini. Mereka secara resmi mendatangkan pemain bek Southampton, Cedric Soares. Berita ini didapatkan melalui pernyataan Inter melalui laman resmi mereka. Cedric Soares didatangkan dengan status pemain pinjaman, namun Inter juga memiliki opsi untuk menjadikan Cedric sebagai pemain permanen disana. Cedric sendiri saat ini tengah berusia 27 tahun dan telah memainkan 100 pertandingan bersama Southampton. Meski bermain sebagai pemain bertahan, ia sudah berhasil menyumbangkan dua gol bersama The Saints pada tahun 2015. Inter Milan mendatangkan Cedric karena mereka tidak puas dengan performa bek mreka, Sime Vrslajko. Sang pemain kerap mengalami cedera sehingga Inter harus mencari opsi lain untuk mengisi kekosongan tim. Sebelumnya Inter dikabarkan ingin merekrut Antonio Valencia dan Matteo Darmian, sayangnya Inter mengalami hambatan untuk mendatangkan kedua pemain tersebut. Sebenarnya Inter masih memiliki opsi Danilo D'Ambrosio, sayangnya Luciano Spalletti kurang mempercayai kemampuan sang pemain. Cedric sendiri merasa senang karena sudah berhasil menuntaskan kepindahannya ke Inter Milan. Sang pemain menganggap kepidnahannya ke Inter bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan. Tampaknya Cedric melihat ada kesempatan besar di Inter Milan dan berjanji akan menunjukkan performa terbaiknya bersama Nerazzuri. "Saya merasa bahagia bisa bergabung dengan Inter. Klub ini sangat luar biasa, mengenakan jeysey Nerazurri bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan," ungkap Cedric kepada Inter TV.

Sarri Minta Hazard Tuk Tak Banyak Bicara Didepan Media

Sarri Minta Hazard Tuk Tak Banyak Bicara Didepan Media

Eden Hazard belakangan ini dielu-elukan sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Hazard memang kerap menjadi pilar penting disetiap kemenangan Chelsea. Maurizio Sarri selaku pelatih juga tidak menampik hal tersebut, namun Sarri juga meminta Hazard tidak banyak bicara jika ingin menjadi pemain terbaik dunia. Sejak 2018 silam, Hazard memang sering mengeluarkan perkataan yang menimbulkan spekulasi terkait masa depannya. Sang pemain sempat mengaku bahagia di Chelsea, namun ia juga mengatakan tidak menutup kemungkinan untuk hengkang dari klub. Salah satu tim yang dikabarkan siap menampung Hazard adalah Real Madrid. Terlebih lagi saat ini memang sedang membutuhkan amunisi baru dan Hazard dianggap cocok dengan gaya bermain Madrid. Sarri sebagai pelatih mengungkapkan bahwa Hazard masih bisa berkembang, entah itu di Chelsea ataupun klub lain. Namun Sarri meminta Hazard untuk tidak banyak berbicara di depan media. Seorang pemain sepakbola harus "berbicara" menggunakan "kakinya" dilapangan. Sarri mengatakan untuk menilai seorang pemain, maka pemain itu harus bisa menunjukkan keahliannya ketika menggulirkan bola. "Saya lebih suka Hazard berkomentar menggunakan kakinya. Saya melihat potensi dalam diri Hazard, ia masih bisa berkembang," buka Sarri. "Ia harus bisa menaruh respek pada dirinya sendiri. Dia adalah pemain hebat, gaya bermain individualnya dan instingnya ketika memainkan bola sangat luar biasa." "Dia bukanlah pemain yang bermain pasif, ia senang menjemput bola dan mengejar bola. Namun sulit untuk memainkannya sebagai seorang striker dan juga winger. Sulit memainkannya hanya di satu posisi saja," tutup Sarri.

Figo: Tidak Ada Pelatih Yang Lebih Baik Dari Zidane

Figo: Tidak Ada Pelatih Yang Lebih Baik Dari Zidane

Belum lama ini dunia persepakbolaan dikejutkan oleh berita pengunduran diri Zinedine Zidane sebagai pelatih klub raksasa Spanyol, Real Madrid. Keputusan Zidane ini diambil setelah ia melatih Real Madrid selama 2,5 tahun. Bahkan sebelum ia memutuskan untuk hengkang dari Real Madrid, ia juga berhasil membawa Real Madrid untuk menjadi juara Liga Champions musim ini. Keluarnya Zidane terkesan layaknya seorang kesatria dimana ia memang telah dikabarkan akan dipecat oleh Florentino Perez jika Real Madrid gagal meraih gelar juara Liga Champions, sayangnya Zidane berhasil membuktikan kualitas dirinya, terbukti Real Madrid mampu menang dengan predikat 3 - 1 atas Liverpool pada pertandingan final Liga Champions. Melihat raihan tersebut tentu menjadi kesan tersendiri bagi Zidane. Keluarnya sang pelatih dari klub Real Madrid lantas mendapatkan respon dari Luis Figo. Menurutnya Zidane merupakan sosok pelatih yang paling baik untuk Real Madrid. Hal ini terbukti dari banyaknya raihan Madrid selama masa kepelatihan Zidane. Luis Figo merupakan sosok yang pernah bermain bersama Zidane ketika berada di Real Madrid. Ia mengatakan bahwa Zidane memiliki kekuatan magis yang mampu membawa tim menuju kemenangan. "Zidane merupakan teman saya sejak lama. Apapun yang ia lakukan akan saya dukung termasuk pengunduran dirinya dari Real Madrid." "Saya rasa ia telah mencapai batas tertingginya di Real Madrid, kita harus menghargai keputusannya." Menurut Figo, tidak akan ada pelatih yang lebih baik dari Zidane. Ia mengatakan bahwa sosok Zidane merupakan pelatih terbaik bagi Madrid. "Zidane adalah pelatih terbaik, orang lain melakukan yang lebih dari dia ? Itu hal yang mustahil." "Keputusannya memang mengejutkan, tetapi kita tahu alasan dibalik itu semua dan kita harus menghargai hal itu," tutup Figo.

Emery: Perselisihan Ini Tuk Buat Ozil Bangkit !

Emery: Perselisihan Ini Tuk Buat Ozil Bangkit !

Belakangan ini muncul kaar yang mengatakan bahwa Unai Emery memiliki hubungan yang kurang baik dengan Mesut Ozil. Ternyata berita ini bukanlah omong kosong belaka, pasalnya Unai Emery secara jelas mengatakan kepada media bahwa dirinya memang sedang cari gara-gara dengan Ozil. Berkat hasil buruk yang diraih Arsenal, Unai Emery dijadikan kambing hitam oleh publik dan fans. Selain itu keputusan untuk tidak menggunakan tenaga Ozil juga menuai banyak kritikan. Bahkan nama Mesut Ozil juga tidak masuk kedalam rencana jangka panjang yang ia buat. Kondisi ini membuat banyak spekulasi dimana publik mengatakan Ozil akan segera didepak keluar dari Arsenal. Ozil dianggap sebagai aset yang cukup berharga untuk dijual. Dengan penjualan Ozil, Arsenal dapat mendatangkan pemain baru yang dianggap lebih kompeten. Banyak media yang melaporkan bahwa ada perselisihan antara Emery dan juga Ozil. Emery juga tidak menampik kabar tersebut, namun tujuannya dibalik itu agar Ozil dapat meningkatkan ambisi yang lebih besar lagi dalam diri sang pemain. "Klaian harus tahu kapan harus memicu perselisihan dan kapan kalian harus memuji pemain. Dari perselisihan, itu bisa memicu pemain agar menunjukkan kualitasnya dalam bermain," buka Emery kepada pihak Sky Sports. "Terkadang hal semacam ini dapat membangkitkan ambisi seseorang," lanjut Emery. Meski begitu Emery mengatakan bahwa tindakan seperti ini harus dipikirkan dan dilakukan dengan hati-hati. Pasalnya hal semacam ini seperti pedang bermata dua, dimana jika gagal dilakukan, kondisi pemain akan semakin menurun. "Hal seperti ini harus diperhatikan dengan hati-hati, kalian harus memastikan semuanya berjalan baik dan harus memastikan dirinya cocok dengan pemain lainnya. Karena jika kalian gagal menggunakan taktik ini, maka mental pemain akan semakin memburuk," tutup Emery.

Pochettino Sebut Hadapi United Adalah Hal Yang Berat

Pochettino Sebut Hadapi United Adalah Hal Yang Berat

Tottenham akan segera menjamu Manchester United pada pertandingan lanjutan Premier League. Mauricio Pochettino selaku pelatih Tottenham Spurs mengaku bahwa pertandingan melawan Manchester United adalah pertandingan yang rumit dan juga sulit. Tottenham akan menjamu United di Wembley pada hari Minggu 13/2/2019 pukul 23.30 WIB. Pada pertandingan ini, Tottenham lebih diunggulkan menjadi pemenang. Meski Tottenham bertengger di posisi ketiga klasemen sementara, ini tidak membuat pendukung dan juga skuat United gentar. Tidak sampai disitu saja, Tottenham juga tampil dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi setelah meraih tiga kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir yang mereka mainkan. Bahkan mereka berhasil menumbangkan Chelsea pada leg pertama Carabao Cup. Jika melihat United, kita juga bisa melihat hal yang sama dimana mereka berhasil mempertahankan permainan yang impresif belakangan ini. Dalam lima pertandingan terakhir yang mereka mainkan, United mampu menyapu bersih semua kemenangna. Melihat kondisi ini, Pochettino menjelaskan bahwa United tengah berada dalam momentum yang bagus. Ia meminta anak asuhnya untuk fokus dan mengerahkan segalanya untuk meraih kemenangan dalam pertandingan nanti. "Permainan ini akan berjalan intens dan menarik. Tottemham vs Manchester United, begitu juga sebaliknya akan selalu menjadi pertandingan yang menyenangkan untuk dilihat. Pertandingan ini akan sangat kompetitif," buka Pochettino. "Saya melihat Manchester United adalah tim yang berada pada level yang berbeda, pertandingan ini akan sangat menarik. Mereka sedang berada dalam kondisi yang sangat bagus. Saya rasa laga akan berjalan cukup berat bagi kami. Tapi kami akan berusaha untuk meraih poin penuh pada pertandingan nanti," tutup Pochettino.

Guardiola: Blunder Zinchenko Adalah Hal Wajar

Guardiola: Blunder Zinchenko Adalah Hal Wajar

Tampaknya Pep Guardiola tidak ingin mempermasalahkan blunder yang dilakukan oleh anak asuhnya, Oleksandr Zinchenko saat klubnya berhadapan dengan Southampton kemarin. Justru Guardiola merasa puas dengan performa yang ditunjukkan anak asuhnya selama pertandingan berlangsung. Pertandingan melawan Southampton menjadi pertandingan yang sangat krusial bagi Manchester City. Pasalnya dalam dua pertandingan terakhir, mereka selalu menelan kekalahan. Sebenarnya Manchester City berhasil unggul lebih dulu, namun karena kesalahan Zinchenko pada menit ke 37 membuat Southampton berhasil menyamakan keduduk. Untungnya Sergio Aguero dan juga gol bunuh diri James Ward Prowse membawa Manchester City keluar sebagai pemenang pada laga tersebut. Menurut Guardiola, kesalahan semacam itu sudah wajar terjadi. Ia tidak ingin terlalu menyalahkan pemain dan hanya berusaha untuk memberikan masukan agar kesalahan seperti itu tidak terjadi lagi. "Kesalahan merupakan bagian dari pengembangan diri dalam bermain. Kesalahan Zinchenko memang fatal, tetapi saya tidak ingin terlalu menyalahkan pemain. Ia adalah pemain yang hebat, namun pemain hebat tetap dapat melakukan kesalahan dan saya rasa itu wajar." Yang membuat Guardiola kagum adalah sikap dari Zinchenko. Sang pemain mampu memulihkan diri dengan cepat dan beradaptasi dengan permainan yang sedang berjalan. "Mentalnya membuat saya puas. Kesalahan itu adalah pelajaran dan ia masih sangat muda, ia akan belajar dari kesalahan ini." "Saya sering berkata kepada para pemain, kalian harus belajar dari Zinchenko hari ini, semua orang bisa salah, namun mental yang kuat akan mengubah kesalahan menjadi sebuah pelajaran tuk masa depan."

Dituduh Suka Diving, Emery Sebut Hormatilah Wasit

Dituduh Suka Diving, Emery Sebut Hormatilah Wasit

Sean Dyche selaku pelatih Burnley melayangkan tudingan kepada Arsenal dengan mengatakan pemain mereka suka melakukan diving. Seperti yang kita tahu, Burnley harus menelan kekalahan atas Arsenal pada pertandingan lanjutan kompetisi Premier League musim ini. Tampaknya Sean tidak bisa terima dengan kekalahan tersebut dan meluapkan emosinya dengan cara seperti itu. Arsenal berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 3 - 1. Pada pertandingan tersebut, Alex Iwobi serta Pierre Emerick Aubameyang menjadi orang yang berhasil mencatatkan nama di papan skor. Sedangkan satu gol milik Burnley dicetak oleh Ashley Barnes pada babak kedua. Kemenangan yang diraih oleh Arsenal bukanlah kemenangan yang mudah. Burnley bermain dengan agresif dan cukup kasar, bahkan Barnes sempat ketahuan menginjak kaki Matteo Guendouzi serta membuatnya berseteru dengan Sokratis Papastathopoulos. Setelah pertandingan usai, Sean langsung melayangkan tudingan tidak sedap tersebut kepada Arsenal. "Saya tidak sepakat dengan ini," ungkap Emery menanggapi tudingan yang dilontarkan oleh Sean. "Yang paling penting adalah kemenangan. Apapun yang ada di lapangan antara pemain adalah momen berharga bagi kami." "Semua orang harus menghormati wasit ! Mereka memiliki karakteristik permainan yang agresif dan itu sangat jelas masuk kedalam rencana permainan mereka." "Tetapi kami mampu beradaptasi dan menghormati keputusan wasit. Kami memainkan umpan panjang, namun mereka bermain dengan keras." Sayangnya, meski berhasil menang atas Burnley, kondisi tersebut tidak mempengaruhi posisi Arsenal di Premier League.

Sane: Liverpool Salah Satu Tim Terbaik Di Dunia

Sane: Liverpool Salah Satu Tim Terbaik Di Dunia

Pemain sayap Manchester City, Leroy Sane mengaku bahwa Liverpool merupakan salah satu tim terbaik yang ada di Eropa dan juga dunia. Tidak bisa dipungkiri, performa Liverpool pada musim ini memang terbilang impresif. Sakuat asuhan Jurgen Klopp tersebut bahkan berhasil menduduki peringkat pertama klasemen semnetara Premier League musim ini. Liverpool bahkan tidak terkalahkan dalam 20 pertandingan terakhir mereka, namun rekor tersebut harus putus ketika Liverpool bertamu ke Etihad Stadium untuk berhadapan dengan The Citizen. Pada pertandingan tersebut Liverpool memang tampil kurang maksimal. Mereka harus tunduk dengan skor akhir 2 - 1 di kandang City. "Para pemain dapat merasakan pertandingan yang sangat intens. Kami perlu perjuangan ekstra untuk meraih kemenangan. Kami ingin terus mencetak gol dan memenangkan pertandingan yang kami mainkan," buka Sane kepada pihak Spartmole. "Kami terus berlari dan berjuang. Semua orang bisa melihat perjuangan kami." "Pertandingan itu sangat mendebarkan dan menegangkan. Kita bisa lihat betapa intens pertandingan yang berjalan. Ada banyak kejadian yang terjadi, semua orang fokus memperhatikan pertandingan kami. Kita tahu, melawan tim yang kuat bukanlah hal yang mudah, satu umpan salah, maka anda akan menerima hukuman yang keras !," lanjutnya. "Mereka adalah tim terbaik di dunia, Kami senang bisa mengalahkan mereka. Kami akan terus berusaha untuk meraih kemenangan dan menjadi juara," tutup Sane.

Akhirnya Paul Pogba Kembali Tersenyum

Akhirnya Paul Pogba Kembali Tersenyum

Tidak dapat dipungkiri, Paul Pogba memang menjadi sosok yang sangat krusial dalam dua pertandingan terakhir yang dilakoni oleh Manchester United. Pada dua pertandingan itu, Pogba berhasil menunjukkan permainan yang impresif. Seperti yang kita tahu, performa Pogba selama awal musim ini memang menjadi sorotan. Ia selalu mendapatkan kritik oleh para fans karena tidak mampu mencetak gol dan selalu tampil tidak konsisten. Ia juga dikabarkan memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Jose Mourinho. Bahkan Mourinho harus dikeluarkan dari klub karena permasalahan ini. Namun Pogba tampaknya kembali bangkit. Pada laga kontra Huddersfield Town pada hari Rabu kemarin, ia berhasil menyumbangkan dua gol bagi United. Pada saat melawan Cardiff City, ia juga mampu memberikan assist sebanyak dua kali. Manajer United, Ole Gunnar Solskjaer turut buka suara terkait perkembangan Pogba di lapangan. Menurutnya Pogba sudah kembali seperti pemain yang ia kenal dulu, pemain bagus yang selalu tersenyum. "Inilah Pogba yang dulu saya kenal. Saya sudah mengenal Pogba sejak dulu ketika ia berada di tim cadangan dan saat ia masih bermain di tim junior," ungkap Solksjaer seperti dikutip Sky Sports. "Ia adalah pemain yang selalu tersenyum dan bahagia. Ketika anda mencetak gol, terlebih lagi dua gol, tentu dia merasa bahagia." "Ketika anda bermain untuk klub sekelas Manchester United, anda harus bahagia !," tegas Solksjaer.

Top